Lima Mahasiswa UINSU Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat Laksanakan KKN Internasional di Sanggar Belajar Sungai Mulia Gombak Tahun 2025

Medan, 15 Desember 2025. Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 di Gombak, Kuala Lumpur, menjadi saksi pengabdian lima mahasiswi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) yaitu Afiyah Tasya Husna, Annisa Putri Sucipto, Dhea Rizky Fitri Saragi, Masyaliya Suluhniate, dan Sri Rahayu dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional pada 11 November– 12 Desember 2025. Setiap pagi, aktivitas di sanggar dimulai dengan shalat Dhuha dan shalawatan bersama. Suasana sederhana namun hangat ini menjadi pondasi pembentukan kedisiplinan dan kebersamaan anak-anak Indonesia yang tumbuh di perantauan. Setelahnya, senam pagi dipandu para mahasiswi KKN untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Dalam kegiatan belajar mengajar, para mahasiswa mendampingi anak-anak dari kelas PAUD, kelas 1–6, hingga calistung. Mereka membantu membaca, menulis, dan berhitung, sekaligus membangun kepercayaan diri anak-anak yang memiliki latar belakang dan kemampuan belajar yang beragam. Pendekatan yang sabar dan humanis membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan. Tak hanya di kelas, mahasiswa KKN juga mengisi waktu anak-anak dengan edukasi kesehatan sederhana, seperti cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah, dan kesehatan mental, yang disampaikan melalui cerita, permainan, dan diskusi ringan. Nilai-nilai hidup bersih dan sehat dikenalkan tanpa menggurui, namun dekat dengan keseharian anak-anak. Kegiatan ekstrakurikuler menjadi ruang ekspresi dan kebanggaan. Anak-anak dilatih menari tarian daerah Indonesia, mengikuti paduan suara, senam, dan taekwondo. Melalui kegiatan ini, rasa percaya diri dan kecintaan terhadap budaya Indonesia terus ditumbuhkan meski berada di negeri orang.

Salah satu momen berkesan adalah kegiatan pembuatan topeng batik dari kain perca. Anak-anak diajak berkreasi sekaligus belajar mencintai budaya Nusantara dan lingkungan. Kreativitas kecil itu menjadi simbol harapan besar bagi masa depan mereka. Puncak kebersamaan terjadi pada peringatan harlah sanggar dan acara perpisahan KKN. Penampilan anak-anak, pelukan hangat, dan air mata perpisahan menutup rangkaian pengabdian dengan kesan mendalam. Di Sanggar Sungai Mulia 5, para mahasiswi KKN Internasional UINSU belajar bahwa pengabdian tidak selalu tentang hal besar. Ia hadir dalam kesabaran mendampingi anak belajar, dalam tawa senam pagi, dan dalam keikhlasan berbagi. Dari sanggar kecil ini, tumbuh pelajaran besar tentang pendidikan, kemanusiaan, dan cinta tanah air.