Humbang Hasundutan — 12–14 September 2025
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis kewirausahaan UMKM di Kabupaten Humbang Hasundutan, dengan fokus pada optimalisasi pemanfaatan susu kerbau menjadi dali ni horbo sebagai bahan pangan bernilai tambah. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (12–14 September 2025), bertempat di Aula Masjid Raya Dolok Sanggul.
Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM, khususnya ibu-ibu pelaku usaha lokal, dalam mengembangkan produk pangan tradisional menjadi produk olahan inovatif yang berpotensi meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing usaha. Dali ni horbo—pangan khas Batak berbahan dasar susu kerbau—diperkenalkan tidak hanya sebagai makanan tradisional, tetapi juga sebagai bahan baku alternatif untuk berbagai produk turunan seperti kue dan makanan ringan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Rani Suraya, M.K.M, dosen gizi UIN Sumatera Utara, yang memaparkan proses pengolahan susu kerbau menjadi dali ni horbo secara higienis, bernilai gizi tinggi, dan layak dikembangkan sebagai produk UMKM. Dalam pemaparannya, Rani menekankan pentingnya standar kebersihan, pemilihan bahan, serta potensi kandungan gizi susu kerbau yang dapat menjadi nilai jual produk di pasar.
Sesi berikutnya diisi oleh Athira Demitri, M.Kes, dosen gizi UIN Sumatera Utara, yang membawakan materi pengolahan lanjutan dali ni horbo menjadi produk inovatif, salah satunya stik dali ni horbo sebagai makanan ringan. Materi ini mencakup tahapan produksi, variasi resep, hingga peluang pengemasan produk agar lebih menarik dan memiliki daya simpan lebih baik.
Kegiatan berlangsung interaktif dan partisipatif. Para peserta—ibu-ibu pelaku UMKM di Kabupaten Humbang Hasundutan—tampak antusias mengikuti setiap sesi, aktif mengajukan pertanyaan seputar teknik pengolahan, variasi produk, hingga peluang pemasaran. Antusiasme ini menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis potensi pangan lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Melalui kegiatan ini, LP2M UINSU berharap pelaku UMKM dapat mengembangkan produk olahan dali ni horbo sebagai identitas kuliner lokal sekaligus sumber peningkatan pendapatan keluarga. Program ini juga menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, dan inovasi berbasis kearifan lokal.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Tim Pengabdian LP2M UIN Sumatera Utara Medan dan para peserta UMKM, sebagai simbol kolaborasi dan komitmen bersama dalam mengembangkan wirausaha lokal yang berkelanjutan.

