Program SEHATI: Inovasi Kesehatan untuk Remaja Desa Cikalong

Cikalong, 10 Agustus 2026 — Nayla Aulia Rangkuti, mahasiswi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU), tercatat sebagai salah satu delegasi UIN SU yang berpartisipasi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional BKS PTN Barat. Dalam program ini, ia ditempatkan bersama Kelompok 14 untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.

Selama masa pengabdian, Nayla bersama tim Kelompok 14 menginisiasi program kerja bertajuk SEHATI (Sehat Bersama Generasi Cikalong). Program ini disusun sebagai respons atas urgensi rendahnya kesadaran kesehatan di kalangan remaja Desa Cikalong, khususnya terkait kesehatan reproduksi. Melalui pendekatan edukasi interaktif dan humanis, program SEHATI dirancang dengan tiga tujuan utama, yaitu: (1) menumbuhkan kesadaran remaja terkait kesehatan reproduksi; (2) membangun kesadaran remaja akan kesehatan mental dan kesiapan menghadapi masa transisi remaja; serta (3) membekali remaja dengan pemahaman mengenai kesehatan diri sendiri (personal hygiene).

Pelaksanaan program ini menyasar dua satuan pendidikan di Desa Cikalong, yaitu Madrasah Tsanawiyah (MTs) Dayaguna dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Kabupaten Tasikmalaya, dengan tim yang dibagi menjadi dua kelompok sesuai lokasi penugasan. Nayla ditugaskan di MAN 4 Kabupaten Tasikmalaya bersama beberapa anggota kelompok lainnya, dengan fokus materi kesehatan mental dan transisi remaja. Kegiatan yang berlangsung pada 10 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh sekitar 50 siswa/siswi.

Selain berperan dalam pelaksanaan materi inti, Nayla turut berkontribusi dalam sesi perkenalan perguruan tinggi yang menjadi rangkaian akhir kegiatan di MAN 4 Tasikmalaya. Pada sesi ini, ia memperkenalkan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan kepada para siswa, meliputi gambaran umum institusi serta jalur-jalur penerimaan mahasiswa baru yang dapat ditempuh. Kontribusi ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan siswa MAN 4 Tasikmalaya terhadap pilihan perguruan tinggi negeri di berbagai wilayah Indonesia, termasuk dari luar Pulau Jawa.

Sesi perkenalan kampus turut diisi oleh anggota Kelompok 14 lainnya, yaitu Luthfina Dhiaulhaq dari Universitas Indonesia, Sifa Nadaa Adzahra dari Universitas Bengkulu, Haikal Satriawan Assyfa dari Universitas Siliwangi, Najwa Syafiqah dari Universitas Riau, Suci Anastasya Khuzaifa dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Fadly Hidayat Viazi dari Universitas Negeri Padang. Adapun materi inti kesehatan mental disampaikan oleh Luthfina Dhiaulhaq dan Sifa Nadaa Adzahra, sementara materi transisi remaja disampaikan oleh Haikal Satria dan Najwa Syafiqah.

Salah satu metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah sesi penulisan refleksi diri, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk menuliskan keluh kesah pribadi pada secarik kertas. Metode ini bertujuan memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi siswa untuk menyampaikan perasaan atau permasalahan yang dihadapi, tanpa harus mengungkapkannya secara langsung di hadapan umum. Pendekatan ini menjadi salah satu bentuk penerapan edukasi kesehatan mental yang tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga partisipatif.

Selain itu, kegiatan turut dilengkapi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Antusiasme peserta tergolong tinggi, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan siswa terkait kesehatan mental dan tantangan pada masa transisi remaja.

Keikutsertaan Nayla Aulia Rangkuti dalam program KKN Internasional BKS PTN Barat merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa UIN Sumatera Utara dalam kegiatan pengabdian masyarakat lintas provinsi. Melalui program SEHATI, diharapkan kesadaran remaja Desa Cikalong terhadap pentingnya kesehatan reproduksi dan kesehatan mental dapat terus meningkat, sekaligus memperluas wawasan mereka mengenai pilihan perguruan tinggi negeri di Indonesia, termasuk UIN Sumatera Utara Medan.