
Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) tidak hanya tentang memahami materi di dalam buku. Hal inilah yang coba diterapkan oleh Waiz Haziq, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, UIN Sumatera Utara yang merupakan salah satu delegasi KKN Internasional BKS PTN Wilayah Barat ke-III Tahun 2026 di Kabupaten Tasikmalaya. Melalui kegiatan pembelajaran di SMP Negeri 2 Cipatujah, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Waiz membawa materi PKN tentang hak dan kewajiban dalam menjaga serta melestarikan lingkungan.
Kegiatan tersebut berangkat dari keinginan untuk mengaitkan materi yang dipelajari siswa dengan kehidupan mereka sehari-hari. Lingkungan menjadi salah satu hal yang dekat dengan kehidupan siswa, baik di sekolah, rumah, maupun di lingkungan Desa Sindangkerta. Karena itu, pembahasan mengenai hak dan kewajiban tidak hanya disampaikan sebagai materi pelajaran, tetapi juga dikaitkan dengan bagaimana siswa dapat ikut menjaga lingkungan di sekitarnya.
Dalam pembelajaran tersebut, siswa diajak memahami bahwa setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Namun, di balik hak tersebut terdapat kewajiban yang perlu dilakukan bersama. Siswa kemudian diberikan beberapa contoh sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tidak merusak fasilitas umum, serta ikut menjaga lingkungan tempat tinggal.
Agar pembelajaran tidak terasa seperti penyampaian materi satu arah, kegiatan dilakukan dengan melibatkan siswa dalam tanya jawab dan diskusi. Beberapa pertanyaan diberikan untuk melihat sejauh mana siswa memahami hubungan antara hak, kewajiban, dan lingkungan. Siswa juga diajak menyampaikan contoh kebiasaan yang sudah mereka lakukan maupun hal-hal yang masih perlu diperbaiki dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka cukup aktif ketika diberikan pertanyaan dan beberapa siswa berani menyampaikan pendapatnya mengenai kondisi lingkungan di sekitar mereka. Dari kegiatan tersebut, siswa diajak melihat bahwa menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari juga merupakan bentuk tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.
Alhamdulillah, kegiatan pembelajaran PKN di SMP Negeri 2 Cipatujah dapat berjalan dengan baik. Bagi Waiz, kegiatan ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk berbagi materi yang telah dipelajari, tetapi juga menjadi pengalaman untuk melihat bagaimana ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dapat disampaikan dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan sederhana ini, diharapkan siswa SMPN 2 Cipatujah dapat semakin memahami hak dan kewajibannya serta ikut mengambil bagian dalam menjaga lingkungan Desa Sindangkerta.
